Ini terjadi hampir 2 tahun yang lalu.
Ok sahabat, mungkin ini pengalaman pahit yang pernah aku alami selama aku menapaki kehidupan bersama istri yang sangat aku sayangi. Sebut saja namaku In, aku lahir di sebuah kota S di jawa tengah, sekarang aku tinggal di kota B masih di jawa tengah juga, tempat kelahiran istri dan juga anak2ku, tapi aku jarang pulang ke kota kelahiranku maupun tempat aku tinggal, karena tuntutan pekerjaan yang meharuskan aku selalu keliling dari satu kota ke kota lain di indonesia, bahkan sampai ke luar negeri.
Kisah ini berawal saat aku mendapat tugas pekerjaan dari kantor ke luar negeri, tepatnya di china, selama sebulan di china dan menyelesaikan pekerjaan dan pulang ke indonesia menjelang tahun baru china. saat itu di bandara hongqiao shanghai saat menunggu boarding aku berkenalan dengan seorang perempuan asal indonesia yang bekerja di Uni Emirat Arab (alias TKI). ( kok bisa ketemu di china ) aneh ya, bagiku tidak aneh, karena takdirnya sudah demikian. Saat itu aku cuek2 saja, karena memang sifatku yang cuek terhadap perempuan, apalagi yang belum aku kenal, saat itu aku tidak menyadari (walaupun sedikit aku jg memperhatikannya) kalo ada perempuan yang selalu memperhatikan gerak geriku. karena aku selalu tidak betah kalo hanya duduk menunggu boarding, makanya aku selalu jalan2 mencari smoking area ataupun cari minuman.
Dan pada saat duduk, kebetulan aku duduk di sebelah perempuan yang dari tadi memperhatikan aku. sesaat aku diam dan tidak membuka pembicaraan, karena memang aku gak kenal dia meskipun aku tau dia orang indonesia. Tapi dia tiba2 tanya ke aku "jam berapa mas" aku jawab dengan santai dan singkat "baru jam 3", sejenak kami terdiam. dan dia melanjutkan pertanyaannya, tapi masih aku jawab dengan singkat dan santai juga, tapi lama kelamaan dia ngajak ngobrol ngalor ngidul. mulai saat itulah aku seperti akrab dan nyambung bicara dengan dia, padahal kenalan aja jg belum.
Singkat cerita, setelah sampai di jakarta baru kami saling kenalan, dia memperkenalkan dirinya namanya D, dia orang L di pulau andalas. Tapi yang aku heran dari dia, baru kenal di pesawat aja, dia sudah berani pinjam HP, katanya mau hubungi keluarganya yang ada di kampungnya, untuk memberitau bahwa dia sudah sampai di indonesia, tapi sebagai jiwa lelaki sejati.......agak nyombong dikit ah.....aku wajib membantunya.
Setelah berpisah di jakarta, aku sudah tidak lg berpikir tentang dia, toh itu cm aku anggap perkenalan biasa dan tidak mungkin berjumpa lagi. Tapi seminggu kemudian aku dpt SMS yang gak tau dr mana ngaku klo itu dia, tanpa babibu lg aku langsung tlpn dia, benar gak itu dia, ternyata benar itu dia, katanya dia sekarang ada di jakarta dan ingin ketemuan ama aku. Entah setan atau dedemit mana yang bisikan aku untuk menemui dia, tanpa pikir panjang 1000 KM lagi sanggupi kapn bisa bertemu.
Singkat cerita lagi sobat, akhirnya akupun menemui dia, ternyata dia janda......busyeeeeett.....tapi anaknya baru 1, setelah beberapa kali pertemuan, ......ini perempuan gatel mungkin..........dia yang nembak aku. Dia ngomong kalo sejak berpisah dengan aku di bandara SOETTA ( soekarno hatta), ada sesuatu yang hilang katanya, aku jwb dengan sedikit bercanda aja kalo tasnya yang ketinggalan, tapi dia bilang tidak, yang ketinggalan ternyata aku, jadi secara tidak langsung dia mau ngomong kalo dia jatuh cinta sama aku.........aku hanya melongo sampe kemasukan cecak.........ini perempuan gila kali ya, baru kali ini aku di tembak ama perempuan.
tapi entah kenapa juga aku gak pake pikir panjang lagi, dan aku gak berpikir bahwa aku sudah beristri 2 dan dengan 1 anak......eeehhhhhh salah......maksudya sudah beristri satu dengan 2 anak, langsung bilang kalo aku juga........tau sendiri lah jawabnya.........,
Suatu hari, dia mengajak aku untuk berkunjung ke rumah di kampung halamanya yang nyebrang lautan, dan aku mengiyakanya, selama 2 hari di rumahnya aku seperti tersihir, seolah2 dia sudah resmi menjadi istriku, dan mungkin sobat sobat semua sudah tau, kalo 2 insan di mabuk asmara, apa yang akan mereka lakukan......udah pasti itulah.....
Tapi satu hal, keluarganya mengetahui bahwa aku sudah beristri, dan tidak boleh melanjutkan hubungan kami.
Setelah beberapa bulan kami menjalin hubungan tanpa sepengetahuan kedua keluarga, aku kembali teringat anak2ku, dan sejak saat itu aku berniat untuk meninggalkanya, meskipun kami telah melakukan hubungan yang berbahaya tapi dengan jujur aku akui aku menyesal, dan saat aku pulang, aku menceritakan semua kejadian itu kepada istriku, tapi aku tidak menceritakan bahwa aku tlah melakukan hububgan sampe terlalu jauh, karena aku takut istriku shock dan langsung pingsan........tapi setelah lama aku tidak menghubungi dia..........SMS gak pernah, telepon gak pernah.............dia tiba2 menghubungi aku, kebetulan aku dapat tugas dari kantor di daerah jawa tengah, dekat rumah lah. tapi yang mengangkat istriku, tanpa basa basi dia mencari aku untuk minta pertanggung jawaban. Istriku langsung kaget, dan apa yang terjadi mungkin sobat2 semua sudah pasti tau.
Akhirnya aku ambil keputusan, aku kembali ke istri aku dan akan meninggalkan dia, dengan kesepakatan dia tidak akan ganggu aku dan keluargaku lagi, setelah melewati masa masa kritis selama 2 tahun, dan sampai sekarang keluargaku masih tetap utuh, itu semua karena begitu setia, cinta, dan sayangnya istriku terhadapku, dan akhirnya aku sadar, ternyata gak ada perempuan lain yang lebih sayang dan cinta terhadapku kecuali istriku.
Maafkan aku sayang, jika aku pernah berkhianat, dan aku janji, tidak akan mengulangi kesalahan yang sama untuk ke 2 kalinya.
sip mas bro
BalasHapusCinta yg mudah datang akan mudah hilang...
BalasHapusYang anda alami bukanlah rasa cinta melainkan nafsu